BERITAPARLEMEN.ID – BANDUNG – Anggota Komisi B DPRD Kota Bandung, Siti Marfuah, menekankan pentingnya melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandung.
“Kita perlu meningkatkan potensi dan pengelolaan PAD agar dapat tumbuh lebih baik di masa mendatang,” ujarnya saat melakukan kunjungan dan rapat kerja dengan Bagian Perekonomian Setda Kota Bandung pada Senin (21/10/2024).
Dalam kunjungan tersebut, hadir pula Ketua Komisi B DPRD Kota Bandung, Aries Supriyatna, dan anggota lainnya seperti Rieke Suryaningsih, Bagja Jaya Wibawa, Mukhamad Adi Widyanto, serta Indri Rindani.
Senada dengan pernyataan Siti Marfuah, Anggota Komisi B lainnya, Indri Rindani, juga mendorong Pemerintah Kota Bandung untuk melakukan perbaikan pada pasar tradisional yang ada.
“Banyak aspek yang perlu diperbaiki di pasar, dan kami berharap ada solusi terbaik demi kesejahteraan pasar tersebut. Terkait dengan portal, harus ada sinergi karena menyangkut sektor mikro yang lebih fokus pada UKM, sehingga bisa terintegrasi dengan baik,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Kota Bandung, Aries Supriyatna, menjelaskan bahwa dalam rapat kerja awal ini, dewan mengumpulkan data dan informasi mengenai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang ada di Kota Bandung, termasuk Perumda Pasar, PDAM Tirtawening, Bank Bandung, dan PT Bandung Infra Investama.
“Kami sedang mempelajari informasi terkait data dari BUMD ini, dengan harapan dapat meningkatkan PAD. Dari informasi yang diperoleh, kita akan melihat aspek mana dari BUMD yang bisa ditingkatkan. Kami berharap hasil kerja sama hari ini dapat menghasilkan langkah konkret, terutama dalam pembinaan BUMD dan peningkatan PAD di Kota Bandung,” ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Kepala Bagian Perekonomian Setda Pemkot Bandung, Tubagus Agus Mulyadi, menambahkan bahwa keempat BUMD tersebut akan memberikan kontribusi terhadap PAD Kota Bandung.
“Pendapatan akan berkembang dari seluruh BUMD, dan keempatnya diharapkan dapat berkontribusi secara konsisten,” tuturnya.












