Ragam

DPRD Nunukan Tambah 5 Kursi, Dana Parpol Naik Rp161 Juta

×

DPRD Nunukan Tambah 5 Kursi, Dana Parpol Naik Rp161 Juta

Sebarkan artikel ini
DPRD Nunukan Tambah 5 Kursi, Dana Parpol Naik Rp161 Juta
Doc. Foto: niaga.asia

 

beritaparlemen.id – Pada Pemilu 2024, jumlah kursi Anggota DPRD Nunukan meningkat menjadi 30 kursi, bertambah 5 kursi dari 25 kursi pada Pemilu 2019. Peningkatan ini disebabkan oleh pertumbuhan jumlah penduduk Nunukan yang saat ini mencapai 200.138 jiwa.

Kenaikan jumlah kursi ini juga berpengaruh pada dana bantuan untuk partai politik (Parpol), yang meningkat dari Rp870.632.882,66 pada Pemilu 2019 menjadi Rp1.032.439.200,3 untuk Pemilu 2024.

Hasan Basri Mursali, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Nunukan, menjelaskan bahwa penambahan dana bantuan Parpol sebesar sekitar Rp161.806.317,64. Dana ini baru akan disalurkan setelah pelantikan 30 Anggota DPRD Nunukan pada Agustus 2024.

Anggaran bantuan Parpol dihitung berdasarkan jumlah suara yang diperoleh oleh setiap partai, dengan satu suara bernilai Rp9.921,29 di Kabupaten Nunukan. Ini adalah jumlah terbesar kedua di Kalimantan Utara setelah Kabupaten Tana Tidung, sementara Kota Tarakan memberikan nilai suara terendah sebesar Rp1.500.

BACA JUGA:  Pj. Wali Kota Memuji Keindahan Katasik Sukanagara yang Semakin Campernik

Dalam Pemilu 2024, Partai Hanura tetap menjadi pemenang kursi terbanyak di DPRD Nunukan dengan 6 kursi, sama dengan hasil Pemilu 2019. PKS mengikuti di posisi kedua dengan 5 kursi, sedangkan Partai NasDem dan Demokrat masing-masing memperoleh 4 kursi.

Partai Gerindra dan PDI-P masing-masing mendapatkan 3 kursi, sedangkan PAN, PKB, dan PBB masing-masing meraih 1 kursi. Partai PPP dan Perindo tidak mendapatkan kursi pada Pemilu kali ini, digantikan oleh PAN dan PKB.

Hasan menyarankan agar semua Parpol memanfaatkan dana bantuan ini untuk pendidikan dan pelatihan politik. Ia menegaskan pentingnya laporan penggunaan dana yang transparan, yang akan dievaluasi oleh Kesbangpol.

“Kami berharap Parpol dapat menggunakan dana ini untuk memberikan pendidikan politik yang bermanfaat dan melaporkan penggunaan anggaran dengan transparan,” ujar Hasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!