BERITAPARLEMEN.ID – JAKARTA – Partai Amanat Nasional (PAN) menggelar Diklat Amanat Nusantara untuk anggota DPR RI terpilih dan calon pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN pada Kamis, 10 Oktober 2024 lalu.
Diklat ini menggunakan metode pelatihan semi militer bekerja sama dengan Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Bela Negara dari Kementerian Pertahanan (Kemenhan).
Sekretaris Jenderal PAN, Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio, menjelaskan bahwa diklat ini merupakan bukti komitmen PAN dalam menyiapkan pemimpin-pemimpin bangsa yang berkualitas. Melalui program ini, PAN ingin membentuk kader yang tidak hanya kuat secara politik tetapi juga memiliki semangat bela negara.
“PAN ingin membentuk kader yang tidak hanya berfokus pada penguatan kapasitas politik, tetapi juga memiliki jiwa bela negara untuk menjaga persatuan bangsa,” ujarnya dalam keterangan pers, Minggu (13/10/2024).
Sejalan dengan itu, Anggota DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat mentalitas kader, sehingga mereka lebih siap dalam mengemban amanat rakyat dengan integritas dan dedikasi tinggi.
“Diklat Amanat Nusantara ini merupakan momen penting untuk memperkuat wawasan kebangsaan kader PAN. Kegiatan ini seru dan penuh kejutan,” katanya.
Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, juga turut memberikan arahan kepada para peserta. Ia menekankan pentingnya semangat kebangsaan serta kepemimpinan yang kokoh di kalangan kader PAN.
Zulhas, sapaan akrab Zulkifli Hasan, berharap agar kegiatan ini dapat membangun solidaritas dan semangat melayani bangsa di tengah dinamika politik dan sosial yang semakin kompleks.
Diklat Amanat Nusantara ini diharapkan menjadi tradisi baru dalam pembinaan kader PAN, yang tidak hanya fokus pada peningkatan kapasitas politik, tetapi juga pada pengembangan nilai-nilai nasionalisme dan kenegaraan.
“PAN berkomitmen untuk terus melahirkan pemimpin yang berintegritas dan siap melayani rakyat,” tegasnya.












