BERITAPARLEMEN.ID – SEMARANG – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Tengah (Jateng) membentuk Badan Percepatan Ekonomi dan Penanggulangan Kemiskinan sebagai badan otonom yang berfokus pada pengentasan kemiskinan di wilayah tersebut.
Ketua PKB Jawa Tengah, K.H. Yusuf Chudlori menyampaikan bahwa pembentukan badan ini selaras dengan instruksi Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, yang juga menjabat sebagai Menko Pemberdayaan Masyarakat.
“Prioritas pembangunan saat ini adalah mempercepat pertumbuhan ekonomi dan mengurangi tingkat kemiskinan,” ujar Gus Yusuf di Semarang pada Selasa (18/3/2025).
Dia menegaskan bahwa pembentukan badan otonom ini adalah wujud nyata komitmen PKB dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Badan Percepatan Ekonomi dan Penanggulangan Kemiskinan PKB Jawa Tengah akan dipimpin oleh Bupati Blora, Arief Rohman. Susunan pengurus badan ini juga diisi oleh sejumlah kepala daerah dari PKB di Jawa Tengah.
Menurut Gus Yusuf, keterlibatan kepala daerah dalam struktur kepengurusan bertujuan agar program-program yang dijalankan dapat langsung menyentuh kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput.
“Pengurus badan ini akan berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Tengah dalam upaya mempercepat penanganan masalah kemiskinan,” jelasnya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengungkapkan bahwa tingkat kemiskinan di Jawa Tengah saat ini mencapai 9,58 persen dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 4,4 persen. Upaya untuk menekan angka kemiskinan ini telah dibahas bersama kepala daerah, termasuk dengan pengurus Badan Percepatan Ekonomi dan Penanggulangan Kemiskinan PKB Jawa Tengah.
“Melalui sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota, kami akan mengimplementasikan berbagai program strategis untuk mempercepat penanganan kemiskinan di Jawa Tengah,” kata Ahmad Luthfi.












